Minggu, 26 Mei 2013
home / berita / ekonomi bisnis / bi nilai bank gagal akibat dirampok pemiliknya
Pemerintah tak akan biarkan ekspor tambang tanpa hilirisasi
Gubernur BI: Perekonomian Indonesia paling stabil sedunia
Tanggapi Kecaman, BUMN Tiongkok Janji Dorong Reformasi
Pemerintah dapat hibah USD 600 juta untuk kurangi kemiskinan
Giliran pengusaha ancam buruh
Hatta ngotot perusahaan Tommy Winata danai studi kelayakan JSS
Ekonomi Global Jadi Fokus KTT Asia-Eropa di Laos
Pemerintah pesimis bisa produksi 1 juta bph sampai 2025
DPR: Pertama dalam sejarah menteri laporkan kongkalingkong
Shell gandeng PGN kembangkan gas alam cair
BI Nilai Bank Gagal Akibat Dirampok Pemiliknya
Ekonomi Bisnis | Senin, 14 Mei 2012 | 22:09    Dibaca 124 kali    Komentar
Oleh : Sonny Undap, manadonews.com

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, banyak bank bermasalah akibat dirampok oleh pemiliknya sendiri, dan itu terjadi dalam sepuluh tahun terakhir.

"Bank-bank gagal ini bukan karena kompetisi tapi dicuri pemilknya. Kan banyak seperti Bank Global dan dulu-dulu," ujar Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad di Jakarta, Senin (14/5/2012).

Ia menilai, ulah pemilik bank yang 'mencuri' asetnya sendiri ini sehubungan dengan tidak adanya batasan terhadap kepemilikan bank.

"Kita banyak melihat bank yang bermasalah dan akhirnya ditutup penyebabnya itu ternayata karena salah urus. Kenapa salah urus? Karena dominasi kepemilikannya besar betul, tapi bukan berarti besar selalu salah," paparnya.

Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu BI untuk mengeluarkan aturan kepemilikan bank. "Maksud saya harus ada pantauan khusus di dalam governancenya. Itu yang nantinya akan diatur, bukan melarang orang besar, tapi perlu pemantauan secara khusus mengenai pelaksanaannya," tegasnya. (inc)

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved