
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, banyak bank bermasalah akibat dirampok oleh pemiliknya sendiri, dan itu terjadi dalam sepuluh tahun terakhir.
"Bank-bank gagal ini bukan karena kompetisi tapi dicuri pemilknya. Kan banyak seperti Bank Global dan dulu-dulu," ujar Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad di Jakarta, Senin (14/5/2012).
Ia menilai, ulah pemilik bank yang 'mencuri' asetnya sendiri ini sehubungan dengan tidak adanya batasan terhadap kepemilikan bank.
"Kita banyak melihat bank yang bermasalah dan akhirnya ditutup penyebabnya itu ternayata karena salah urus. Kenapa salah urus? Karena dominasi kepemilikannya besar betul, tapi bukan berarti besar selalu salah," paparnya.
Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu BI untuk mengeluarkan aturan kepemilikan bank. "Maksud saya harus ada pantauan khusus di dalam governancenya. Itu yang nantinya akan diatur, bukan melarang orang besar, tapi perlu pemantauan secara khusus mengenai pelaksanaannya," tegasnya. (inc)