

Pemerintah menilai ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menyumbang pada pertumbuhan ekonomi di masa mendatang. Lewat ekonomi kreatif sumber daya dapat diubah dengan menaruh nilai tambah.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan pertumbuhan kelas menengah di dalam negeri, menjadikan permintaan pasar turut terkerek. Hal ini menjadi tantangan produk kreatif lokal dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
"Setidaknya USD 2 per hari yang dikonsumsi oleh kelas menengah kita yang tumbuh membesar tiap tahunnya," ujarnya dalam acara Wharton Global Alumni Forum di Hotel Hyatt, Jakarta, Sabtu (23/6).
Dia mengatakan akses internet yang cukup besar mendorong interkoneksi antar masyarakat, sehingga produk dapat tersebar cepat. "Pertumbuhan internet tahun lalu mencapai 17 persen dan tahun ini mencapai 25 persen. Indonesia juga 4 besar pengguna facebook terbesar," tuturnya. Interkoneksi berkontribusi pada sektor pariwisata Tanah Air.
Mari menegaskan perkembangan produk ekonomi kreatif yang baik akan mendorong wisatawan berkunjung di Indonesia. "1/3 kelas menengah datang dari Asia. Sehingga pergerakan pariwisata di Asia tentunya cukup menjanjikan," ucapnya.[arr]