Selasa, 21 Mei 2013
home / berita / hiburan / rita priatna bantah dompleng raffi ahmad
Angelina Jolie Berencana Bintangi Biopik Ibunya
Parfum Agnes Monica Terjual 731 Botol Dalam Satu Jam
Nu Dimension Dipuji Gitaris Avenged Sevenfold Ahmad Dhani Bangga
Ivan Fadilla Tegaskan Ada 4 Syarat Dari Venna Melinda
5 Musisi (Diduga) Penganut Satanisme
TaeTiSeo SNSD Akan Comeback Tahun Ini
Kuliah ke Inggris, Vidi Aldiano siapkan mental
Bunga di atas makam Uje menumpuk tinggi dan berbau wangi
Pipik belum dikenalkan dengan sosok gaib penjaga Uje
Inilah Firasat-Firasat Yang Ditunjukkan Ustad Jeffry Sebelum Kepergiannya
Rita Priatna bantah dompleng Raffi Ahmad
Hiburan | Sabtu, 18 Agustus 2012 | 11:30    Dibaca 427 kali    Komentar
Oleh : MN3, manadonews.com
Sumber: Kapanlagi.com

Pemilik rumah produksi Barometer Lite, Rita Priatna, belakangan jadi pembicaraan di media. Itu bermula sejak dirinya berkonflik dengan band D Rayu yang diproduserinya bersama Raffi Ahmad dulu. Setelah itu, Rita lalu digosipkan punya hubungan spesial dengan pesinetron Hengky Kurniawan. Ironisnya, kini Rita dianggap mendompleng nama besar artis guna melambungkan namanya di dunia hiburan.

Isu miring itu tentu saja dimentahkan langsung olehnya. Rita menegaskan, dirinya tak pernah berpikir untuk mendompleng nama besar artis, siapapun itu.

"Saya nggak pernah berniat untuk numpang nama besar Raffi. Yang saya suka adalah kita (Rita dan Raffi) kerja sama secara profesional. Raffi itu benar benar pekerja, dia tanggung jawab. Jadi bukan hanya pinjam nama, itu nggak bener. Raffi bener-bener part of Barometer, jadi ada sahamnya di Barometer," ujar Rita di Plaza Senayan, Rabu (15/8).

Rita juga menegaskan bahwa ia membangun semua usahanya ini dari awal. Ia mengaku, dirinya serius dalam menjalankan rumah produksinya itu, tanpa ada embel embel membawa nama besar artis - atau mencari-cari sensasi.

"Awalnya Barometer itu berdiri 2 tahun lalu yah, 2010. Sebenarnya terjun ke dunia entertain itu kan baru pertama kali sejak di Barometer ini. Barometer itu awalnya saya buat kantornya di bekas butik saya. Jadi butik saya tutup, buat bikin PH. Ukurannya kecil banget, cuma 3x4m, dan karyawannya cuma 2, sekretaris sama keuangan," ceritanya.

"Saya nekat mau langsung bikin layar lebar ceritanya, tapi ternyata belum bisa jalan. Tapi waktu itu kita mau coba bikin satu FTV, dan kita coba Raffi yang main, dan kebetulan aku kenal dengan Raffi, karena kita sama-sama orang Sunda, ngomongnya enak. Ya udah saya kerja sama dengan Raffi, saya ajak ikut di Barometer dan dia mau jadi partner," sambung Rita.

Keseriusan Raffi-lah yang membuat Rita sangat menghargai Raffi sebagai seorang partner kerja. Keduanya sepakat untuk menjalankan pekerjaan dengan profesional. Oleh karenanya, Rita sangat menjamin bahwa tidak ada unsur atau memanfaatkan nama besar Raffi atau artis lainnya demi mensukseskan usahanya itu.

"Raffi sangat bertanggung jawab untuk memajukan Barometer. Kita berdua punya porsi kerja masing-masing. Untuk produksi, Raffi lebih banyak berperan, karena kan dia punya akses ke TV, dan juga Raffi banyak bantu ngurusin yang lain,dengan link nya dia," tutur Rita.

(kpl/ben/boo/merdeka)

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved