Minggu, 20 Mei 2012
 
home / berita / hukum kriminal / nazar dana pemenangan anas rp miliar
Pemuda Teling Nyaris Tewas Dianiaya Oknum Polisi
Dijanjikan Nikah, Hamil, Gadis Kembes Mengadu ke Polisi
Pemuda Tikala Roboh Ditikam Geng Motor
Pencuri Perhiasan Ditangkap di Bandara Samrat
Angie Terjebak di Antara Sumpah Palsu dan Hukuman Berat
Polda Sulut Ciduk 2 Pencuri Alat Berat
Awas, Pencurian Sepada Motor Terus 'Rambah' Manado!
Jual Laptop di ITC, Anggota Sindikat Curanik Diciduk
Masyarakat Bisa Bebas, Jika Putusan Hakim Teledor
Rekening Gendut Polri Belum Diusut KPK
Nazar: Dana Pemenangan Anas Rp 200 Miliar
Hukum Kriminal | Rabu, 22 Februari 2012 | 18:03    Dibaca 146 kali    Komentar
Oleh : Admin, manadonews.com



JAKARTA- M Nazaruddin kembali melempar tudingan miring ke Anas Urbaningrum. Terdakwa kasus suap wisma atlet ini menyebut Anas disumbang Rp 200 miliar yang mayoritas merupakan duit panas.

"Total hampir Rp 200 miliar untuk pemenangan Anas," tutur Nazaruddin di sela-sela persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor, Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu (22/2/2012).

Nazarudin menjelaskan uang yang jumlahnya hampir Rp 200 miliar itu berasal dari sumbangan Mirwan Amir senilai Rp 20 milliar. "Mirwan kan wakil ketua banggar, itu juga berasal dari duit proyek," tutur Nazaruddin mengenai asal uang yang disebutnya dari Mirwan ini.

Selebihnya, ada juga uang senilai Rp 80 miliar yang berasal dari proyek kompleks olahraga di Hambalang. Untuk uang ini, Nazaruddin cukup mengetahui karena dia turut mengurusi sejak awal.

"Uang ini diantar langsung ke kongres Demokrat," papar Nazaruddin.

Selebihnya, lanjut Nazaruddin, ada uang-uang sumbangan dari berbagai relawan. Namun pria yang menjabat sebagai bendahara pemenangan Anas ini juga menuding uang dari para relawan ini, juga berasal dari duit proyek di pemerintah.

"Selebihnya yang lain itu berasal dari yang lain. Ada yang dari e-KTP dan lain-lain," papar Nazaruddin.

Semenjak Nazaruddin menjadi tersangka kasus suap wisma atlet, Anas memang menjadi sasaran tembak. Ketua Umum Demokrat ini terus dituding mengenai dugaan kasus korupsi dan politik uang pada kongres Demokrat. Anas sendiri telah membantah tudingan-tudingan Nazaruddin ini.

(dtc)

|  Home  |  Politik  |  Ekbis  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Hukrim  |  Lifestyle  |  Teknologi  |  Hiburan  |  Nasional  |  Internasional  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved