Minggu, 20 Mei 2012
 
home / berita / hukum kriminal / tabrakan beruntun di tateli anggota brimob sulut tewas
Pemuda Teling Nyaris Tewas Dianiaya Oknum Polisi
Dijanjikan Nikah, Hamil, Gadis Kembes Mengadu ke Polisi
Pemuda Tikala Roboh Ditikam Geng Motor
Pencuri Perhiasan Ditangkap di Bandara Samrat
Angie Terjebak di Antara Sumpah Palsu dan Hukuman Berat
Polda Sulut Ciduk 2 Pencuri Alat Berat
Awas, Pencurian Sepada Motor Terus 'Rambah' Manado!
Jual Laptop di ITC, Anggota Sindikat Curanik Diciduk
Masyarakat Bisa Bebas, Jika Putusan Hakim Teledor
Rekening Gendut Polri Belum Diusut KPK
Tabrakan Beruntun di Tateli, Anggota Brimob Sulut Tewas
Hukum Kriminal | Senin, 20 Februari 2012 | 21:01    Dibaca 584 kali    Komentar
Oleh : Sonny Undap, manadonews.com

MANADO - Ruas jalan Manado-Tanawangko kembali minta korban. Kali ini terjadi tepat di depan pintu masuk menuju Hotel Sedona, sebuah tabrakan beruntun yang melibatkan sepeda motor Suzuki Shogun Warna hitam DB 9101 MD, dengan mobil Toyota Rush warna Silver DB 48 12 E dan Toyota  Rush Warna hitam DN 117 RI. Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu (19/2) sekitar Pkl 16 00 wita.

Kejadian tersebut belangsung singkat, dimana pada saat itu sepeda motor Suzuki Shogun yang dikendarai  Briptu Arnoldolf Aweno (42), seorang anggota Brimob Polda yang tinggal di Asrama Brimob Paniki melaju dengan kencang dari arah Tanawangko menuju arah Manado.

Tanpa diduga, muncul mobil Toyota Rush warna hitam DN 117 RI yang pada saat itu hendak keluar dari Hotel Sedona menuju Pusat kota. Brak... tabrakan pun tak terhindarkan. Korban langsung terpental sejauh  5 meter.

Dan naas lagi, tiba-tiba muncul mobil Toyota Rush Warna silver DB 48 12 E dari arah berlawanan menggilas korban yang pada saat itu tergeletak di tengah jalan.

Menurut saksi mata ibu Yenny yang pada saat sedang berjualan buah-buah didekat lokasi kejadian, dirinya mengetahui peristiwa itu, setelah ia mendengar bunyi  benturan kendaraan bermotor. "Kita cuma dapa dengar bunyi tabrakan itu korban so tapalanteng di jalan so nya sadar. Kurang kage ada oto yang dari arah berlawanan langsung sambar padia. Jadi kasian dia (korban) cilaka dobol," ujar Yenny saat  diwawancarai Manadonews di tempat kejadian.

Melihat kejadian tersebut masyarakat sekitar langsung berusaha mencegat kedua mobil tersebut.

Dan berusaha menyelamatkan korban dan langsung dilarikan di RSUP Kandow, namun hanya berselang beberapa jam, Senin (20/2) sekitar Pkl 09.00 Wita, korban menghembuskan nafas terakhir.


Sementara kasus ini sudah ditangani polisi, dan polisi sudah mengamankan 2 orang pengendara mobil Toyota Rush, masing-masing bernama FU alias Frederik, Warga Kel Tikala Kumaraka, Yang pada saat itu mengendarai Rush Warna Hitam, dan Wilfredo Pangalila (26) Warga Tanawangko yang pada saat itu mengendarai Toyota Rush Silver.
 
Kedua tersangka langsung diamankan di Polresta Manado untuk mempertanggung jawabkan kejadian tersebut.  (ardy)
 

|  Home  |  Politik  |  Ekbis  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Hukrim  |  Lifestyle  |  Teknologi  |  Hiburan  |  Nasional  |  Internasional  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved