Kamis, 20 Juni 2013
home / berita / internasional / bom hantam bis warga syiah di pakistan tewas
Menlu AS Puji Tanaman Rekayasa Genetika
Obama Bungkam Soal Bantuan Senjata AS bagi Pemberontak Suriah
Di Jerman Obama Kembali Bela Program Pengintaian
Brunei akan Jadi Tuan Rumah Forum Regional ASEAN
Oposisi Mesir Rencanakan Protes Massal
NASA Minta Astronom Amatir Bantu Lacak Asteroid
Puluhan Ditangkap, Demonstran Turki Lancarkan Aksi Diam
Tentara Perempuan AS Sudah Banyak yang Ikut Bertempur
Mali dan Pemberontak Tuareg Sepakati Perjanjian
AS, Afghanistan akan Berunding dengan Taliban
Bom Hantam Bis Warga Syiah di Pakistan, 13 Tewas
Internasional | Jumat, 29 Juni 2012 | 09:58    Dibaca 138 kali    Komentar
Oleh : Administrator, manadonews.com
Warga Syiah Pakistan dalam suatu unjuk rasa di Quetta, Pakistan barat daya (foto: dok). Ledakan bom yang menghantam bis penumpang peziarah Syiah menew
Para pejabat mengatakan sebuah bom pinggir jalan menghantam bis yang ditumpangi peziarah Syiah di Pakistan barat daya, menewaskan sedikitnya 13 orang. Bis penumpang yang dipenuhi peziarah Syiah itu dalam perjalanan dari Iran ke Quetta, ibukota provinsi Baluchistan, ketika ledakan hari Kamis itu terjadi. Provinsi itu telah mengalami kekerasan sektarian antara mayoritas Muslim Sunni dan minoritas Syiah. Ledakan bom pinggir jalan itu melukai sedikitnya 30 orang. 
 
Kepala polisi Quetta Mir Zubair hari Kamis mengatakan “Ini adalah perang terbuka. Pasukan keamanan siap mengorbankan diri mereka. Kami berusaha keras untuk menghentikan serangan-serangan demikian.”
 
Sehari sebelumnya, sebuah bom meledak di stasiun kereta api di kota Sidi, Baluchistan, menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai lebih dari 20 lainnya.
 
Ledakan lain menewaskan sedikitnya delapan tentara Pakistan di bagian barat laut negara itu hari Kamis.
 
Sebuah bom pinggir jalan meledak ketika konvoi paramiliter lewat kota Bara di kawasan kesukuan Khyber.
 
Belum ada yang mengaku bertanggungjawab atas ledakan itu, tapi militer Pakistan selama ini memerangi Taliban dan militan terkait al-Qaida di kawasan kesukuan Pakistan barat laut itu.
 
Serangan itu terjadi sehari setelah Taliban Pakistan merilis video yang menunjukkan penggalan kepala ke-17 tentara Pakistan yang ditangkap dalam serangan lintas-batas di wilayah kesukuan Dir Utara.(voa)
 
|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved