Sabtu, 25 Mei 2013
home / berita / internasional / iran gantung matamata israel
Badan Intelijen Inggris Disorot Pasca Pembunuhan di London
AS: Pelanggaran HAM Berlanjut di Nigeria Utara
Delegasi Kongres AS ke Rusia untuk Kerjasama Anti Teror
Rencana Penutupan Guantanamo Hadapi Kendala
Obama lupa beri hormat kepada anggota marinir
Hamas: Israel ingin racuni pasien di Gaza melalui gas
Gereja Katolik di Madrid butuh banyak pastor pengusir setan
Review EPIC Berjuang Kembalikan Ekosistem Hutan
Sooyoung SNSD Bagikan Senyum Manis di Empat Foto
Ular serang Irak, 60 orang tewas
Iran gantung mata-mata Israel
Internasional | Rabu, 16 Mei 2012 | 07:20    Dibaca 133 kali    Komentar
Oleh : MN3, manadonews.com
Seorang pria yang dijatuhi hukuman karena membunuh ilmuwan nuklir Iran dua tahun lalu, telah digantung, menurut media resmi. Majid Jamali Fashi, 24, dinyatakan bersalah membunuh Profesor Massoud Ali Mohammadi dengan meledakkan bom di luar kediamannya bulan Januari 2010. Fashi juga dituduh menjadi mata-mata untuk badan intelijen Israel, Mossad, dan menerima uang sebesar US$120.000 untuk pembunuhan itu.
 
Israel tidak mengeluarkan komentar atas tuduhan tersebut.
 
"Majid Jamali Fashi, mata-mata Mossad dan orang yang membunuh Masoud Ali Mohammadi, pakar nuklir bangsa kita, telah digantung Selasa pagi," lapor kantor berita Iran, Irna.
 
Profesor Massoud Ali Mohamamadi adalah pakar fisika di Universitas Tehran. Ia termasuk di antara sejumlah pakar nuklir yang tewas di Tehran dalam beberapa tahun terakhir.
 
Untuk tujuan pemerintah
"Majid Jamali Fashi, mata-mata Mossad dan orang yang membunuh Masoud Ali Mohammadi, pakar nuklir bangsa kita, telah digantung hari Selasa pagi"
 
Kantor berita Irna
Iran berulang kali menuduh Israel dan Amerika Serikat mencoba merusak program nuklir mereka. Amerika dan Israel percaya Iran mencoba mendapatkan teknologi untuk membangun senjata nuklir, namun Tehran membantah. Iran mengatakan mereka mengembangkan program pengayaan uranium untuk tujuan damai.
 
Fashi, yang diadili dan dihukum bulan Agustus 2011, tampil di televisi Iran bulan Januari dan mengakui membunuh profesor itu. Ia juga memberikan rincian tentang operasi intelijen yang pernah ia ikuti. Sumber-sumber oposisi di Iran menuduh pemerintah membunuh Profesor Mohammadi karena ia adalah salah satu pendukung mereka.(bbc)
|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved