Sebuah pesawat dengan 21 orang penumpang mengalami kecelakaan ketika akan mendarat di Bandara Nepal Utara, menyebabkan 15 orang tewas. Polisi mengatakan enam orang yang selamat telah dilarikan ke rumah sakit di kota Pokhara, termasuk pramugari dan dua orang yang berasal dari Denmark dan tiga orang India, dua diantaranya adalah balita.
Sebagian besar korban tewas dan terluka merupakan warga negara India. Pesawat milik maskapai Agni Air menabrak bukit ketika akan mendarat di Bandara Jomsom, yang merupakan pusat perjalanan dan ziarah keagamaan. Pesawat Dornier mengangkut 18 penumpang dan tiga orang awak kabin, dan akan mendarat di Jomsom dari kota Pokhara.
Tiga belas orang penumpang merupakan warga negara India dan dua orang Nepal tewas dalam kecelakaan itu, seperti disampaikan oleh pejabat polisi Basanta Ranjit. Maskapai menyebutkan helikopter dan petugas penyelamat telah membawa jenazah para korban.
Ziarah
Penumpang yang merupakan warga India mengatakan dia akan melakukan ziarah di Kuil Muktinath, tak jauh dari Jomsom dan merupakan tempat ziarah penganut Hindu dan Budha yang terkenal. Menteri Luar Negeri India SM Krishna menyampaikan belasungkawa kepada para korban, "Saya berharap Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan."
Cuaca di wilayah pengunungan Nepal yang mudah berubah merupakan tantangan bagi para pilot yang melewati daerah tersebut.
Tetapi polisi menyebutkan, kondisi cuaca saat kejadian bagus jadi penyelidik mempertimbangkan kemungkinan adanya masalah teknis, yang menyebabkan kejadian itu. Tahun lalu, 19 orang tewas ketika pesawat yang mengangkut turis melihat pemandangan Gunung Everest mengalami kecelakaan didekat Kathmandu.(bbc)