Rabu, 22 Mei 2013
home / berita / internasional / pemimpin imf inginkan obligasi bersama zona euro
Karzai akan Kunjungi India untuk Bahas Bantuan Militer
Pasukan Pemerintah Bantu Perang Atas Kartel di Meksiko
Presiden Obama Akan Kunjungi Afrika
Korea Utara Bebaskan Kapal China dan Awaknya
Tornado Landa Oklahoma, AS, Sedikitnya 51 Tewas
Militer Nigeria Rebut 5 Benteng Militan
2 Militan Perencana Serangan Teror Tewas Dekat Moskow
Laporan Deplu AS Soroti Iklim Intoleran Beragama
AS Pertegas Sikap terhadap Pelanggaran HAM Nigeria
Pekerja Migran Filipina Khawatir Dampak Pembekuan Perekrutan oleh Taiwan
Pemimpin IMF Inginkan Obligasi Bersama Zona Euro
Internasional | Rabu, 23 Mei 2012 | 08:05    Dibaca 110 kali    Komentar
Oleh : MN3, manadonews.com

Kepala Dana Moneter Internasional (IMF) menyerukan agar blok 17 negara pengguna mata uang euro menerima tanggung jawab lebih besar untuk utang sesama anggota, tapi Jerman mengatakan tetap gigih menentang penjualan obligasi bersama zona euro.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan dalam konferensi pers hari Selasa di London bahwa dengan kontraksi ekonomi di zona euro, masih banyak yang harus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan dan bahwa negara-negara kaya harus berbagi beban dengan tetangga mereka yang dililit utang.

Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan, yang mewakili 34 ekonomi terbesar di dunia, juga mengimbau penerbitan obligasi bersama. OECD memangkas ramalan untuk ekonomi zona euro, memprediksi bahwa blok itu akan mengalami kontraksi 0,1 persen tahun ini, turun sedikit dari pertumbuhan 0,2 persen yang sebelumnya diproyeksikan.

Presiden Baru Perancis Francois Hollande diduga akan mendorong penjualan Eurobonds ketika 27 pemimpin Uni Eropa bertemu di Brussels, Rabu.

Tapi Jerman, dengan ekonomi zona euro terkuat, dan negara-negara Eropa utara yang kaya lainnya telah kukuh menentang pembiayaan bersama utang zona euro. Mereka takut biaya pinjaman yang rendah akan meningkat tajam jika mereka juga bertanggung jawab untuk membiayai Yunani, Italia, Spanyol dan negara-negara lain yang mengalami kesulitan keuangan.

Seorang pejabat senior Jerman mengatakan kepada wartawan di Berlin bahwa Eurobonds "tidak dapat menjadi bagian paket pertumbuhan."

Menteri Keuangan Austria Maria Fekter menyebut pendekatan Hollande itu "omong kosong." Dia menggambarkan pertumbuhan ekonomi yang dibiayai oleh utang sebagai "resep dari hari sebelum kemarin." (voa)

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved