Kamis, 23 Mei 2013
home / berita / manado / dokter muda dijambret di kawasan stadion klabat
Gubernur Sulut Takjub, PS. Benny Hinn KKR di Manado
Polisi Bekuk Jaringan Teroris(Video) Video
Kecamatan Malalayang Tak Mampu Dukung Walikota Raih Adipura Kencana Video
Pejabat Pemprov Didiga Kuat Jabat Sekda Minahasa Video
Sampah Terus Jadi Pekerjaan Rumah(video) Video
Warga Kalawat Tuntut Pembayaran Adil Atas Lahannya
Sampah Terus Jadi Pekerjaan Rumah
Polisi Bekuk Jaringan Teroris
Ketua TP PKK Sulut: "Generasi Muda Bangsa Harus Perangi HIV-AIDS
SHS Perjuangkan Mega Proyek di Rakor MP3EI
Dokter Muda Dijambret di Kawasan Stadion Klabat
Manado | Minggu, 15 Juli 2012 | 15:02    Dibaca 323 kali    Komentar
Oleh : Sonny Undap, manadonews.com

MANADO- Rosalinda Elim (28) warga Perum BTN Wale Nusantara Kelurahan Paniki Bawah kecamatan Mapanget Sabtu (14/7) sekitar pukul 21.30 WITA terpaksa mendatangi Mapolresta Manado. Pasalnya dirinya hampir tewas, ketika korban dijambret dua lelaki misterius tepat di Kelurahan Kleak dekat Stadion Klabat pada hari Sabtu (14/7) sekitar pukul 20.00 WITA. 


Rosalinda  yang diketahui adalah anak seorang  dokter ternama di Manado  ini saat ditemui Manadonews mengatakan, pada saat itu tidak menyangka dibuntuti dua lelaki yang menggunakan sepeda motor, tiba-tiba dicegat kedua pelaku.

Para pelaku dengan menggunakan senjata tajam langsung menodong korban, sambil memaksa mengambil sebuah tas milik korban yang berisikan uang Rp1 juta, Ipad aple Handpone Black Berry dan sejumlah ATM milik korban.

Aksi tersebut membuat kecurigaan warga sekitar yang pada saat itu mendengar teriakan korban minta tolong  dan kemudian mengejar para pelaku.

Namun pelaku dengan sangat cepat menancap gas sepeda motor lalu kabur ke arah Winangun. Korban yang terlihat sangat ketakutan langsung mendatangi Mapolresta Manado dan melaporkan kejadian yang menimpanya sembari berharap agar kasus tersebut segera ditelusuri polisi.

Untunglah kejadian tersebut tidak sampai merenggut nyawa korban, namun dampak dari kejadian tersebut sempat membuat korban Shok dan ketakutan.

Kapolresta Manado Kombes Pol Arman Ampulembang melalui Kasi Humas AKP Deysi Hamang membenarkan adanya laporan tersebut.(ardy)

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved