

Gerald (24) mengalami luka di bagian telinga kanan akibat dikeroyok segerombolan orang. Diduga, para pengeroyok Gerald baru pulang kampanye Pilkada.
"Kayanya baru pulang kampanye dari pasangan nomor 5 soalnya pake baju itu," ujar Gerald saat ditemui di Polres Jakarta Pusat, Selasa (26/6). Gerald menambahkan, kejadian itu terjadi di Jalan Tambak 2 nomor 15 A, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (25/6) sekitar pukul 15.00 WIB.
"Saat itu lagi bersih-bersih rumah bertiga sama Ibu dan temen saya. Nah depan rumah banyak orang pulang kampanye dan berisik membunyikan klakson," paparnya. Karena merasa bising, teman Gerald menegur tetapi salah satu orang pengendara motor Honda Vario tidak terima dengan teguran itu.
"Dia bilang, \'nama gw Rudi awas aja lo\'," ujar Gerald menirukan ucapan Rudi. Selang 10 menit, Rudi datang bersama 10 orang temannya dengan membawa batu. Mereka langsung berteriak-teriak sembari menimpuki rumah Gerald.
"Dia lalu menyeret saya dan teman saya lalu memukuli," ucapnya. Gerald juga mengatakan, dirinya sempat ingin ditusuk menggunakan pisau lipat namun berhasil ditangkis. Tetapi nahas kepalanya dipukul menggunakan batu bata hingga kuping kanannya sobek.
Mendengar keributan, Ibunda Gerald keluar dan teriak-teriak. Warga yang melihat langsung geram dan menolong Gerald. "Salah seorang pelaku bernama Rio tertangkap warga lalu dihajar sedangkan Rudi dan yang lain kabur," ujar Ibunda Gerald, Elizabeth di Polres Jakarta Pusat. Sementara itu, Rio kini sedang dirawat di RS Polri akibat dihajar massa yang kesal karena mengeroyok Gerald. [hhw]