Rabu, 22 Mei 2013
home / berita / olahraga / pelatih italia kritik uefa soal jadwal piala eropa
Manchester City Telan Kekalahan Di Laga Pamungkas
Franck Ribery Ingin Pensiun Di Bayern Munich
Gerard Pique: Barcelona Akan Terus Berkembang
Yuto Nagatomo: Cedera Bikin FC Internazionale Terpuruk
Massimo Moratti Belum Ambil Keputusan
Jack Rodwell: Manchester City Bangkit Musim Depan
Ibrahimovic terbaik di liga utama Prancis
Zdravko Kuzmanovic: Mateo Kovacic Akan Jadi Bintang
Max Allegri Akui Masa Depannya Tak Jelas
Gareth Bale Dibanderol Tottenham €80 Juta
Pelatih Italia Kritik UEFA soal Jadwal Piala Eropa
Olahraga | Selasa, 26 Juni 2012 | 15:12    Dibaca 174 kali    Komentar
Oleh : MN3, manadonews.com
Pelatih Italia, Cesare Prandelli mengkritik UEFA karena menentukan jadwal pertandingan yang dinilai tidak adil (foto: dok).

Pelatih Italia Cesare Prandelli mengkritik UEFA tentang jadwal pertandingan Piala Eropa yang membuat Jerman dapat beristirahat dua hari lebih banyak dibandingkan timnas Italia sebelum berhadapan pada babak semifinal hari Kamis.

Jerman mengalahkan Portugal 4-2 dengan mudah hari Jumat, sementara Italia memerlukan tambahan waktu dan adu penalti untuk mengalahkan timnas Inggris dalam pertandingan yang dimulai Minggu malam dan selesai Senin pagi.

Prandelli mengatakan “UEFA mestinya meninjau kembali jadwal pertandingan berikutnya. Apakah memperpanjang turnamen atau mencari pemecahan lainnya. Kalau tidak, pertandingan babak final tidak akan spektakuler.\'\'

Jerman punya enam hari istirahat sebelum babak semifinal di Warsawa, sementara Italia hanya punya empat hari istirahat.

Semetara itu, Kedutaan Arab Saudi di London mengatakan negaranya akan mengizinkan perempuan untuk bertanding di Olimpiade London, asalkan mereka memenuhi syarat.

Kedutaan Arab Saudi dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan hari Minggu menyatakan Kerajaan Arab Saudi akan mengatur partisipasi atlet putri “yang bisa lolos ke Olimpiade.\'\'

Hari Senin, seorang pejabat di Arab Saudi, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan Raja Abdullah diperkirakan mengumumkan partisipasi atlet putri Saudi di Olimpiade untuk pertama kalinya beberapa hari yang lalu, namun ditunda karena meninggalnya Pangeran Mahkota Nayef.

Pejabat itu berbicara tanpa menyebutkan identitasnya karena isu tersebut cukup sensitif.

Sejauh ini belum ada atlet putri yang memenuhi kualifikasi, meskipun atlet judo dan atletik dianggap dapat memenuhi kualifikasi.(voa)

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved