
TOMOHON – Ini sungguh memalukan. Sebenarnya, sebagi seorang yang berpredikat abdi Negara atau Pegawai negeri Sipil (PNS), sepatutnyalah member contoh yang baik bagi warga yang bukan PNS. Tapi yang terjadi di Kota Tomohon justru terbalik. Para PNS yang dianggap orang lain cukup berpendidikan, justru belum sadar akan berlalulintas.
Buktinya, dari hasil penjaringan Operasi Zebra oleh Satuan Lantas Polres Tomohon, didapati ada sekitar 44 orang PNS yang terjaring karena tidak mematuhi aturan berlalulintas.
Tak heran, aparat kepolisian yang ada di Kota Bunga pun meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memperhatikan masalah ini. Jangan sampai, tindakan para PNS ini akan ditiru oleh generasi muda yang ada di Kota Tomohon yang nantinya akan berimbas buruk bagi Kota ini sendiri.
Seperti dketahui, dari operasi Operasi Zebra yang dilakukan Satuan Lantas Polres Tomohon, dari 44 orang pelanggar lalulintas yang terjaring, 17 diantaranya adalah PNS. Pelanggaran yang dilanggar oleh para PNS ini bervariasi baik kendaraan roda dua dan empat, mulai dari surat-surat hingga kelengkapan kendaraan dan pengendara.
Positifnya, dari operasi tersebut, angka kecelakaan mengalami penurunan dibanding waktu-waktu sebelumnya. Dimana diinformasikan, hanya ada satu kecelakaan sendiri yang mengakibatkan nyawa manusia melayang.
Kapolres Tomohon AKBP Marlein Tawas ketika dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas AKP Johny Kolondam, membenarkan hal ini. "Operasi Zebra telah usai dilaksanakan selama dua pekan," ungkapnya yang diiyakan Kasat Lantas AKP Linda Lidya Makal.
Menurut mereka, operasi yang dilakukan ini bertujuan untuk kesadaran para pengguna jalan agar lebih mengerti pentingnya keselamatan disamping taat berlalu lintas.