
TOMOHON—Persediaan ikan air tawar (mujair dan mas) untuk perayaan Tahun Baru di Kota Tomohon masih mencukupi. Menurut Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon, Jemmy Matindas, sebelumnya permintaan ikan air tawar saat perayaan Natal, cukup tinggi, namun masih bisa terpenuhi. “Stok ikan air tawar masih cukup hingga perayaan Tahun Baru mendatang,” ujar Matindas.
Sementara itu, Kota Tomohon, selain bisa menghasilkan tanaman holtikultura dan beras, ternyata kota itu juga merupakan daerah penghasil ikan air tawar meskipun luas tempat budidaya hanya sebesar 40 hektar. “40 hektar itu kolam untuk luas pemeliharaan dan belum termasuk dengan lahan persawahan yang memiliki fungsi sebagai kolam atau Minapadi dimana sebanyak 789 hektar,” ungkap Matindas.
Untuk mempertahankan budidaya ikan air tawar, kata Matindas, pihak pemerintah telah meminta kepada seluruh kelompok budidaya maupun perorangan agar tidak mengalih fungsikan tempat budidaya tersebut. Sama halnya dengan larangan adanya pengalihan fungsi terhadap areal persawahan. “Kita setiap bulan selalu rapat dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk membicarakan hal tersebut,” kata Matindas.
Disisi lain, tambah Matindas, pihaknya pada tahun depan berencana akan menyalurkan bantuan bibit ikan bagi petani dan kelompok budidaya. Hal ini dilakukan agar potensi perikanan air tawar di kota itu bisa semakin meningkat hingga mampu memenuhi permintaan ikan dari luar daerah. “Kita akan usahakan agar perikanan daerah ini bisa penuhi permintaan luar daerah seperti Manado,” tambahnya.